Laman

Rabu, 24 Juni 2015

MAKANAN DAN CIRI KHAS JEPARA





cara mengukir kayu adalah salah satu pekerjaan yang sering dijumpai di Jepara


      Makanan khas dari Jepara adalah Horog-Horog. Horog-Horog terbuat dari tepung pohon  aren. Horog-Horog merupakan sumber karbohidrat masyarkat Jepara sebagai pengganti nasi. Harga horog-horog ini cukup murah dapat dijangkau oleh semua kalangan. Satu bungkusnya hanya RP 500. Biasanya horog-horog ini dibungkus dengan menggunakan daun jati. Makanan apa saja yang dibungkus daun jati menurut warga Jepara lebih sedap dari pada makan dengan menggunakan piring. Horog-Horog ini sangat menyehatkan badan karena tidak menggunakan bahan-bahan berbahaya. Horok-Horok ini jarang ditemui di kota lain. Horog-Horog hanya bisa ditemukan di Jepara. Biasanya masyarakat Jepara makan horog-horog dengan dicampuri sate kikil,bakso,dan pecel. 



Ciri khas Jepara adalah lebih dikenal dengan 

kota ukir. Kebanyakan dari masyarakat Jepara pandai membuat ukiran,patung serta mereka kreatif dalam memanfaatkan bahan yang ada. Misal akar pohon dapat digunakan untuk kursi bahkan meja. Sentral ukir ini terletak di Mulyoharjo Kabupaten Jepara. Banyak orang asing yang berburu ukiran di Jepara. Ukiran-ukiran ini yang akan mereka gunakan untuk menghias rumah mereka. Tidak salah jika orang asing atau orang asli Indonesia memilih ukir di Jepara. Di Jepara juga terkenal sebagai rumah Ibu Kartini. R.A Kartini adalah pahlawan wanita yang berjuang agar dapat sekolah meski pada zaman dahulu wanita tidak boleh sekolah, tugas wanita hanya dirumah dan memasak. Berkat perjuangan R.A Kartini, kaum wanita meraskan dampak dari perjuangan itu. Sekarang wanita dapat sekolah dengan bebas untuk masa depannya. 





SUMBER :
http://www.njleputh.uiwap.com/images/rakartini.jpg http://www.ukiranjepara.net/wpcontent/uploads/2013/02/header.jpg https://upload.wikimedia.org/wikipedia/id/a/af/Horok-Horok_Makanan_Khas_Jepara.jpeg  https://www.youtube.com/watch?v=_Jso8eWK1IM

LINK :


Tidak ada komentar:

Posting Komentar